Mantan Wakil Ketua Komisi II Bantah Terima Duit Suap Kasus e-KTP

0

Mantan Wakil Ketua Komisi II Bantah Terima Duit Suap Kasus e-KTP

Politikus Partai Demokrat, Khatibul Umam Wiranu membantah menerima uang suap kasus e-KTP, saat duduk di Komisi II DPR periode 2009-2014. Nama Umam disebut dalam sidang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kasus e-KTP Kamis 9 Maret 2017. Dia disebut menerima uang sebesar US$ 400 ribu.

Saya Khatibul Umam Wiranu membantah menerima uang US$ 400 ribu dari proyek pengadaan e-KTP. Saya orang yang paling awal tidak setuju dengan proyek e-KTP dengan total nilai sebesar Rp 5,9 triliun itu. Saya tidak mau tanda tangan dokumen persetujuan Komisi II.

Menurut dia, hal yang membuatnya tidak setuju dengan pengadaan itu adalah besaran harganya.

Saya salah satu anggota Komisi II yang tidak setuju dengan besaran anggaran e-KTP sebesar Rp 5,9 triliun serta anggaran tambahannya. Meskipun setuju dengan gagasan pentingnya Single Identity number (SIN) dalam bentuk e-KTP sebagai program pemerintah saat itu.

Selain mengaku menolak anggaran proyek e-KTP sebesar Rp 5,9 triliun, dia mengaku menjadi anggota Komisi II DPR pada akhir 2013. Pada saat itu, proyek e-KTP sudah selesai. Karena itu, dia terkejut namanya dapat disebut menerima uang proyek e-KTP.

Lalu pada tahun 2012 itu saya dipindah tugas ke Komisi III, dan pada akhir tahun 2013 saya ditugaskan sebagai Wakil Ketua Komisi II akhir 2013, saat proyek e-KTP sudah selesai. Saya sungguh kaget dengan munculnya nama saya dalam dakwaan kasus e-KTP.

Share.

About Author

Leave A Reply